J U S T - F O R - C L I K
hanya untuk di klik saja...
Menolak Tanpa Menyakiti seseorang...
Dilema sakit hati soal cinta bukan hanya yang selama ini disebutkan semua orang seperti di hianatin pacar atau diputusin oleh pacar.
Tapi dibalik semua itu kita mungkin melupakan salah satu dilema sakit hati yang diatasnya lebih sakit daripada di hianatin atau di putusin pacar yaitu seperti kita yang pernah merasakan di tolak cinta dan semuanya mengacuhkan kita yang telah di tolak cinta oleh pacar sebelumnya.

Penolakan memang akan selalu menyakitkan. Tapi, penolakan yang dilakukan dengan halus akan sedikit mengurangi luka. Cara terbaik untuk menolak secara halus adalah dengan berkata dan berlaku jujur, terutama pada diri sendiri.

Saat pertama kali berkenalan, Kita mungkin merasa sedikit meyukainya. Akan tetapi, setelah beberapa percakapan telepon, chatting lewat internet, atau mengobrol secara langsung, perasaan itu tak berkembang bahkan semakin memudar. Bila ini terjadi, jujurlah pada diri sendiri. Bila memang merasa tak mungkin dilanjutkan, Kita harus segera mengambil tindakan.

Membiarkan masalah tersebut menjadi berlarut-larut tentu bukan tindakan bijaksana. Memang, tidak mudah memberitahu seseorang bahwa kita tidak tertarik padanya, apalagi jika ia tipe laki-laki yang pantang menyerah. Tapi tenang saja, sebab menolak pun ada seninya. Berikut tips yg aku dapat dari web berikut:

1. Jika pada kencan pertama Anda sudah merasa kurang tertarik, karang berbagai alasan yang masuk akal untuk menolak kencan selanjutnya. Tak perlu khawatir penolakan tersebut membuatnya kecewa, sebab harapan palsu justru akan membuatnya semakin sakit hati di kemudian hari.

2. Tunjukkan bahasa tubuh yang mengisyaratkan Anda merasa kurang nyaman ketika berada terlalu dekat dengannya. Misalnya, saat ia mencondongkan tubuh ke arah Anda, geser badan ke belakang dengan cara yang tidak terlalu kentara.

3. Hindari kontak mata yang dapat dipersepsikan secara keliru ketika bercakap-cakap dengannya. Meskipun Anda memang terbiasa menatap mata lawan bicara, hal tersebut bisa disalahartikan sebagai sinyal ketertarikan.

4. Usahakan untuk tidak terlalu menonjolkan diri. Jangan memberikan ia alasan untuk semakin menginginkan Anda sebagai kekasihnya.

5. Jika terpaksa harus sering bertemu, cobalah sedapat mungkin 'bersembunyi' dari radarnya untuk sementara waktu.

Yakinlah, sebebal apapun dia, pasti akan menyadari bila memang Anda tak menginginkannya.